Drama CEO dan Si Miskin Dilarang Tayang di China, Ini Pertimbangannya

 


Dalam beberapa tahun terakhir, drama China (dracin) dengan tema CEO kaya raya yang jatuh cinta pada perempuan miskin semakin marak di berbagai platform digital. Alur ceritanya cenderung sederhana: sosok pria berstatus tinggi, berkuasa, dan kaya membantu perempuan dari latar belakang ekonomi lemah, lalu hubungan mereka berkembang menjadi kisah cinta romantis.

Meski pola cerita ini berulang, genre tersebut tetap menarik perhatian penonton dan kerap viral. Namun, seiring meningkatnya popularitas, kritik pun bermunculan. Banyak pihak menilai cerita semacam ini terlalu jauh dari realitas sosial dan berpotensi menciptakan ekspektasi keliru tentang cinta, kesuksesan, dan kehidupan. Kondisi inilah yang akhirnya mendorong pemerintah China mengambil langkah tegas dengan membatasi drama romantis CEO dan perempuan miskin.

1. Platform yang Kerap Menayangkan Drama CEO dan Si Miskin

Drama romantis bertema CEO dan perempuan miskin umumnya tayang di platform video pendek dan layanan streaming digital seperti Douyin dan WeTV. Format ceritanya yang singkat, emosional, dan mudah dipahami membuat genre ini cepat menyebar dan digemari.

Namun, di balik daya tariknya, banyak penonton mulai menyuarakan kekhawatiran. Cerita-cerita tersebut dianggap terlalu menonjolkan kekayaan sebagai solusi utama berbagai persoalan hidup, termasuk cinta dan kebahagiaan, sehingga dinilai kurang mendidik secara sosial.

2. Pemerintah China Terbitkan Aturan untuk Drama Romantis

Menanggapi fenomena tersebut, pemerintah China mengeluarkan panduan khusus untuk mengatur konten mini drama, khususnya yang mengangkat kisah romantis CEO dan perempuan miskin. Pemerintah menegaskan agar tayangan tidak mempromosikan pandangan yang mengagungkan pernikahan dengan orang kaya atau keluarga berkuasa.

Selain itu, pembuat konten diingatkan agar tidak secara sengaja menampilkan adegan pamer kekayaan, kemewahan, dan kekuasaan secara berlebihan. Informasi ini dilaporkan oleh Guangdianshijie, akun WeChat yang berafiliasi dengan China Press and Publishing Media Group.

3. Isi Pedoman yang Ditetapkan Pemerintah

Pedoman yang dirilis Administrasi Radio dan Televisi Nasional China menekankan pentingnya prinsip realisme dalam produksi drama format pendek. Kreator diminta menghindari pengemasan kisah cinta CEO dan perempuan miskin seolah-olah merupakan cerita nyata.

Pemerintah juga menilai genre ini berpotensi mengaburkan persepsi publik terhadap wirausahawan di China serta merusak citra komunitas bisnis jika terus digambarkan secara tidak realistis.

4. Alasan Pemerintah Membatasi Genre Ini

Popularitas drama romantis instan dinilai mendorong budaya materialisme dan fantasi kesuksesan cepat. Oleh karena itu, pemerintah melarang kekayaan dan kemewahan dijadikan pusat utama cerita.

Langkah ini bertujuan menciptakan tontonan yang lebih sehat secara sosial dan mendorong nilai-nilai realistis, di mana kesuksesan dan kebahagiaan tidak hanya diukur dari materi.

5. Jenis Cerita yang Dianjurkan untuk Diangkat

Pemerintah China mendorong pembuat drama untuk mengeksplorasi tema yang lebih beragam, seperti kisah sejarah, perjuangan masa kini, dan cerita inspiratif yang mencerminkan nilai kerja keras.

Selain itu, penggunaan istilah sensasional seperti “CEO dominan” sebagai judul pemikat penonton diharapkan dikurangi. Konten yang menonjolkan kekuasaan, materialisme, hedonisme, serta gagasan kesuksesan instan atau kekayaan tanpa usaha juga diminta untuk dihindari.

Comments

Popular posts from this blog

Daftar Menu Viral Yang Sedang Populer Di Kalangan Anak Muda Untuk Bisnis Kuliner

Pendidikan Bahasa Inggris Membantu Siswa Menghadapi Tantangan Karier Internasional

Banyak Anak Muda Mengembangkan Usaha Mandiri Melalui Sektor Ekonomi Kreatif